Warisan Kepemimpinan Suku Muna
Menelusuri Jejak Pemerintahan Tradisional dari Era Sugi Hingga Omputo
Dalam Sejarah Kerajaan Muna
Transformasi Gelar Raja
Sistem penamaan pemimpin di Muna mengalami transformasi filosofis yang mencerminkan kedewasaan sosial dan spiritual masyarakatnya.
Sugi
Awal Kepemimpinan
Tokoh yang dihormati karena kharisma, keberanian, dan kemampuan spiritual.
Sangia
Transisi Spiritual
Gelar yang memiliki makna sakral (dari kata Sanghyang), pemimpin sebagai simbol spiritual.
Omputo
Puncak Kerajaan
Berdirinya Kerajaan Muna sebagai entitas politik terorganisasi dengan legitimasi religius kuat.
Tujuan Edukatif & Budaya
Penelitian Antroponimi
Mengkaji nama pemimpin bukan sekadar alat identifikasi, melainkan cerminan sistem nilai, norma, dan struktur sosial.
Revitalisasi Budaya
Mengintegrasikan warisan budaya ke dalam strategi pembangunan modern untuk menjaga keberlanjutan identitas daerah.